Filosofi Ngawur

Post It® yang di tangan Anda sekarang bukan buah dari penelitian yang genius dan yang terprogram, tetapi buah dari kejelian dan kreatifitas mensiasati 'kegagalan' yang ditangani dengan genius. Spencer Silver seorang peneliti di laboratorium 3M, pada suatu waktu pada tahun 1970, ditugaskan untuk menciptakan formula adhesive dengan daya rekat yang sangat kuat. Dalam penelitiannya, Spencer Silver melakukan kesalahan dan akhirnya menghasilkan formula dengan daya rekat yang sangat rendah. Spencer Silver bukan menghasilkan adhesive super kuat akan tetapi adhesive super lemah.

Namun, empat tahun kemudian 'kengawuran' Spencer Silver terbayar. 3M kemudian meneliti kembali formula tersebut untuk digunakan di atas kertas dan penelitian itupun berhasil yang kemudian dipasarkan pada tahun 1980 yang sekarang kita kenal dengan Post It®.

Karena tulisan ini terkait dengan ke 'ngawuran' maka saya ingin berfikir ngawur perihal filosofi. Bukan untuk menguji keberuntungan saya dengan berfikir ngawur dan berharap akan menemukan hal baru nan cemerlang. Tidak sama sekali, akan tetapi tulus berniat untuk berfikir ngawur. Mari kita mulai berfikit ngawur


'Jadilah seperti kopi, semakin direbus semakin nikmat'. Filosofi ini menguatkan kita, bahwa hidup harus penuh dengan tantangan. Semakain banyak tantangan semakin baik, tetapi istri saya selalu membuat kopi dengan air 90 derajat dan rasanya akan lebih nikmat.

'Bisnis seperti gerobak, tidak akan terjadi sesuatu kalau tidak di dorong'. Akan tetapi, tidak kah kita bisa meminjam mobil untuk menariknya ?. 'Rumput tetangga akan terlihat lebih hijau', iya kalau tetangga punya rumput. 'Lebih baik jadi ikan besar di kolam kecil daripada jadi ikan besar di laut'. Bukankah lebih baik di laut jadi ikan seukuran apapun ? karena dengan demikian, kesempatan untuk mengenal jenis ikan yang lain akan lebih banyak, daripada di kolam kecil hanya kenal dengan ikan yang itu-itu saja. 'Lebih baik sakit gigi daripada putus cinta', bukankah lebih baik tidak sakit gigi sama sekali ?

'Lebih baik miskin daripada kaya tetapi tidak bahagia', bukankah lebih baik kaya daripada miskin?. 'Keluarga diibaratkan seperti bola kaca dan pekerjaan seperti bola karet'. 'Kita selalu melempar kedua bola ini ke atas dan kita tangkap kembali'. 'Sekali bola kaca jatuh maka akan langsung pecah'. Bukankan lebih baik bermain bola kaca dan bola karet di atas karpet lembut ? sehingga kalau jatuh tidak akan pecah ?

Sudah jelas ngawur, jadi tidak perlu dibahas, tetapi mungkin kita bisa renungkan. Karena, barangkali dari ke ngawuran ini bisa memperkaya pemahaman kita terhadap kehidupan dari sisi yang bertentangan. Bukankah Post It® 'tercipta' dari 'kengawuran' Spencer Silver ?

Maaf klaau syaa baner-bnear nwaugr hynaa sdkeear nuawgr

Featured post

Kembalinya Cangkir

yak..kini sudah kembali, sekian lama terbengkalai blog ini kembali dihidupkan dari mati suri....