CINTA, IMAN : SELINGKUH



Cinta seperti iman, percaya tetapi tidak melihat. Iman sanggup membuat Anda berfikir tidak logis. Iman sanggup membuat Anda menjadi manusia yang percaya diri, karena apapun pendapat orang lain tentang keimanan Anda, dapat dipastikan Anda tetap bergeming. Analisa, teknologi terbaru dan debat apapun yang Anda dengarkan, iman Anda mungkin tidak tergoyahkan. Iman Anda, berpotensi merubah Anda menjadi manusia yang egois, karena Anda tidak akan pernah mengakui kebenaran iman orang lain. Karena menurut Anda, iman Anda adalah yang paling benar. Tuhan yang Anda sembah adalah Tuhan sesungguhnya, Tuhan yang saya sembah bukan Tuhan yang sebenarnya. Sebaliknya, Tuhan yang saya sembah adalah Tuhan yang sesungguhnya dan Tuhan Anda bukan Tuhan yang sebenarnya. Ketika Anda merendahkan, meremehkan iman oran lain, pada saat yang sama Anda telah keluar dari pagar keimanan Anda.


Cinta adalah penerimaan. Cinta seperti iman, tidak perlu analisa dan pertimbangan. Seperti iman, cinta mampu membawa Anda ke titik yang paling tidak logis. Cinta sanggup menyulap Anda menjadi manusia yang tidak memperdulikan moral, mengikis rasa belas kasihan dari diri Anda, menulikan Anda akan asumsi. Anda yang berdiam diri ketika cinta Anda dilukai adalah cinta sesungguhnya. Cinta seperti iman, tidak butuh pertanyaan !. Anda cukup untuk percaya dan Anda cukup untuk mencintai. Titik.

Ketika Anda mempertanyakan keimanan Anda, maka iman Anda telah ternoda. Ketika cinta telah Anda perhitungkan baik buruknya, cinta Anda telah ternoda. Iman adalah sempurna dan sebagaimana cinta yang sempurna. Tetapi, Anda tidak harus mempunyai iman yang sempurna dan cinta tidak harus Anda miliki dengan sempurna juga.

Ketika Anda terluka karena cinta, Anda berhak untuk mencampakkannya ke tong sampah dan mencari cinta lain atau tidak untuk mencintai seseorang. Saat Anda tidak memiliki cinta maka jangan pernah Anda mempertanyakan cinta orang lain dan merayu orang lain untuk tidak berbagi cinta. Ketika iman Anda terasa hanya cerita bohong maka Anda berhak untuk melemparkannya ke comberan dan mengimani yang lain atau tidak beriman sama sekali. Saat Anda tidak mempunyai iman, maka jangan pernah mempertanyakan iman orang lain dan mengajak orang lain untuk menghujat imannya sendiri. Bila Anda melakukan itu, maka Anda adalah orang yang paling miskin yang sombong. Tidak punya cinta, tidak punya iman tetapi mempertanyakan cinta dan iman orang lain.

Cinta dan iman setali dua uang. Cinta menginginkan perasaan Anda dan iman meminta logika. Lantas apa yang Anda lakukan ketika pasangan Anda selingkuh ?.

Featured post

Kembalinya Cangkir

yak..kini sudah kembali, sekian lama terbengkalai blog ini kembali dihidupkan dari mati suri....