I won’t hesitate no more: Resiko dan Opportunity

So, i won't hesitate no more,
no more, it cannot wait i'm sure
there's no need to complicate our time is short
this is our fate
I'm yours



Yah, kini tidak ada keraguan lagi, hidup ternyata singkat dan tak terduga. Kenapa harus ragu, kenapa harus membuat situasi menjadi complicated tak tentu arah ?. Setiap keputusan pasti mempunyai resiko dan ketika resiko adalah hal yang mungkin terjadi maka opportunity untuk menjadi lebih baik selalu pasti mungkin terjadi. Resiko dan kesempatan (opportunity) selalu bersanding. Ketika resiko yang muncul terlebih dahulu maka dibalik itu ada opportunity. Sebaliknya, ketika opportunity yang muncul terlebih dahulu, maka, resiko ada dibaliknya.

Horita San, mantan boss saya pernah mengajarkan kepada saya ketika saya masih belia. Dia mengatakan, 'Ketika kamu menemukan sesuatu yang tidak beres, maka dibalik itu ada ribuan ketidak beresan'. 'Ketika kamu menemukan solusi maka dibalik itu ada ribuan solusi tersembunyi'. Dia mengajarkan kepada saya, sebagai seorang process engineer untuk selalu melihat sebuah proses dari dua perspektif. Perspektif pertama, problem dan perspektif kedua adalah solusi. Problem dan solusi adalah pasangan abadi dan kehidupan pun tercipta sedemikian, resiko dan opportunity.

Hari ini, teman saya, pak tua, dan teman saya, yang jauh di Jakarta, berpendapat sama. Hidup itu singkat dan tidak terduga. Ketika kita menemukan sebuah jalan yang baik, kenapa harus ragu untuk bertindak ?. Selama jalan itu adalah jalah yang baik, jalan terus kata mereka berdua. Hidup itu singkat, jangan ragu, katanya berulang-ulang.

Akhirnya, ketika akan memulai menulis program Delphi, saya mendengarkan lagu favorit saya, 'I am Yours' dari Jason Mraz. Seperti petikan liriknya di atas. Tidak perlu ragu lagi, tidak perlu menjadikan sesuatu menjadi sangat complicated. Kehidupan tunduk pada hukum waktu selama mata hari bersinar di jalannya. Perjalanan manusia tunduk pada hukum waktu secara teratur. Ada waktu untuk menangis, ada waktu untuk tertawa, ada waktu untuk bekeja, ada waktu untuk istirahat, ada waktu untuk di bawah, ada waktu untuk di atas, ada waktu untuk menikah, ada waktu untuk menikahkan, ada waktu untuk menabur, ada waktu untuk menuai, ada waktu untuk kasmaran, ada waktu untuk berpisah, ada waktu menjadi bawahan ada waktu jadi atasan, ada waktu memberi ada waktu untuk menerima, ada waktu untuk memarahi ada waktu untuk dimarahi, ada waktu untuk diperintah ada waktu untuk memerintah.

Oh..sempurnanya kehidupan…i am coming soon dear...

Featured post

Kembalinya Cangkir

yak..kini sudah kembali, sekian lama terbengkalai blog ini kembali dihidupkan dari mati suri....