Kenikmatan, Kesedihan : Sepanjang Lidah, Sepanjang Waktu


Mahatma Gandhi pernah berkata, 'Bumi tidak sanggup untuk memenuhi keserakahan seseorang, tetapi bumi sanggup memenuhi kebutuhan seluruh umat manusia'. Sedangkan Gede Prama mengatakan, 'Keinginan manusia tidak akan pernah tercukupi, tetapi kebutuhan dapat tercukupi'. Andre Agassi, mengatakan, 'Uang yang saya dapatkan sudah cukup untuk makan tiga kali sehari, tidak ada salahnya saya untuk berbagi'.

Percakapan kami di restaurant gudeg jogja di kota Malang yang menginspirasi tulisan ini. Ketika saya dan saudara saya sedang menunggu pesanan menu makan siang kami. Entah dari mana awalnya, kakak saya mengatakan, bahwa, kenikmatan makan hanya sepanjang lidah saja. Benar sekali, ketika kita menikmati makanan yang paling ma nyos sekalipun, sensasi itu hanya ada di lidah. Panjang lidah dari ujung lidah ke tenggorokan tidak lebih dari panjang jari telunjuk. Artinya, kenikmatan hanya sepanjang jari telunjuk. Bila lawan kata kenikmatan adalah kesedihan maka kesedihan juga adalah hal yang sepele. Kalau kenikmatan adalah sepanjang lidah, maka kesedihan adalah sepanjang waktu. Kesedihan akan terobati seiring dengan waktu.

Sambil menikmati lejatnya kerang rebus yang hanya sensai lidah, saya mengaminkan bahwa benar, Tuhan tidak pernah memberikan cobaan melebihi batas kemampuan manusia. Bisa diterjemahkan, kesedihan karena persoalan yang seseorang hadapai, pada hakekatnya pasti bisa diselesaikan 'seberat' apapun masalahnya. Saya sengaja memberi tanda kutip pada kata seberat untuk menjelaskan, bahwa persoalan tidak lagi di klasifikasikan ke dalam kategori sepele, ringan, sedang dan berat. Tetapi persoalan atau kesedihan harus dipandang dari secepat apa kedua hal tersebut disudahi.

Dalam perjalanan menuju restaurant oen, saya mengiyakan, manusia adalah korban dari keinginannya. Sejujurnya, kita, berjibaku lebih dikarenakan untuk memenuhi keinginan kita yang sebenarnya tidak akan pernah tercukupi. Seperti karikatur 'Benny & Mice', lembur setiap hari minggu hanya untuk membeli handphone dengan 'feature' kamera, gprs, 3G, Bluetooth, wifi akan tetapi beli pulsa saja hanya untuk kirim SMS.

Cukup ! dari tadi saya ceramah terus ya. Kabar baiknya, kalau Anda sedang putus cinta, ya sudah putus saja, masih banyak yang lain. Bakar semua foto-fotonya. Bila sedang dicuekin sama boss, santai saja, ojo grasa-grusu, kerjakan apa yang ditemukan oleh tangan Anda sembari rajin mengirim lamaran. Kalau Anda sedang tidak punya uang, ya sudah, syukuri saja apa yang ada jangan malah membayangkan mau membeli 'blackberry', ya tambah pusing sampean !. Kalau Anda seorang pengangguran, ya sudah, tutup facebook atau blog cangkir kayu ini, lebih baik kunjungi situs penyedia lowongan kerja. Kalau Anda dihamili pacar Anda, ya sudah, jangan pernah menggugurkannya atau bunuh diri, terima saja akibat pergaulan bebas itu dan bertobat secepat mungkin. Kalau Anda menghamili pacar Anda, ya sudah, nikahin dong ! masa ditinggal, enak aja !. Kalau Anda bosan dengan pekerjaan Anda, ya sudah, cari pekerjaan atau kesibukan lain. Kalau Anda merasa tidak dihargai, ya sudah, lupakan dan jangan dipikirkan. Kalau Anda tidak punya rumah, ya sudah, kontrak dulu sambil mengumpulkan uang, yang penting bisa tidur. Kalau Anda ditinggal pergi oleh orang tercinta, ya sudah, bersedihlah, toh itu tidak bisa dihindari. Kalau Anda besok tidak bisa makan lagi, tidak mungkin, wong masih bisa internet an !, kalau besok Anda di PHK, ya sudah, santai saja, besok cari pekerjaan atau mengatur strategi.

Ah teori !, makanya, supaya tidak hanya sebuah teori, ya kita laksanakan.

Featured post

Kembalinya Cangkir

yak..kini sudah kembali, sekian lama terbengkalai blog ini kembali dihidupkan dari mati suri....