Mulai sekarang pemakaian mobil harus seijin boss!

Pada jaman Nabi Musa 1500 SM, hampir semua permasalahan umat nya diselesaikan sendiri oleh Musa dan hanya dibantu oleh saudaranya Harun. Bobot persoalanpun beraneka ragam. Remeh-remeh, sedang dan berat. Mulai dari perselisihan rumah tangga, pembagian warisan, pengadilan karena kehilangan kambing, pembunuhan sampai pada strategi perang.

Melihat hal tersebut mertua Musa, Laban, merasa prihatin dan memberi masukan agar supaya nabi Musa membuat kelompok-kelompok kecil agar supaya lebih mudah diatur. Pada akhirnya dibentuklah kelompok 5, kelompok 10, 100, 500, 1000 yang masing-masing mempunyai pemimpin dimana setiap pemimpin melapor kepada pemimpin di atasnya. Dengan cara demikian nabi Musa hanya berhadapan tidak lebih dari 12 pemimimpin kelompok bila ada hal-hal yang dianggap perlu disampaikan kepada umat nya. Dan musa tidak dipusingkan dengan hal-hal kecil karena sudah diselesaikan di bawah

Kebiasaaan struktur organisasi yang berlaku pada jaman sekarang sama dengan pada jamannya nabi Musa atau nabi-nabi lain. Di industri misalnya, hirarkinya dimulai dari operator, koordinator, supervisor, senior supervisor , manager sampai tingkat C.E.O. Masing-masing punya pemimpin. Strukturnya tentu tergantung jenis, tujuan dan besar kecilnya sebuah organisasi.

Struktur organisasi yang baik akan memudahkan buat seorang pemimpin untuk lebih fokus pada hal-hal yang lebih strategis di unitnya. Informasi dari bawahpun akan tersaring dan lebih bermutu sehingga seorang C.E.O akan kecil kemungkinannya menerima laporan bahwa ada operator yang buang air di selokan di depan pabrik atau cat pagar kantor sudah buram atau mobil operasional dipakai satpam jemput istri ke 5 nya ke Slipi.

Pertanyaannya adalah, kenapa C.E.O sampai bisa menerima laporan jenis comberan tersebut ?. Kenapa seorang C.E.O sampai harus turun tangan untuk mengurusi masalah mobil. Ada dua hal kemungkian. Pertama, ada yang cari muka tapi otaknya gak dipakai. Seakan-akan dialah yang lebih perduli terhadap perusahaan. Kedua, C.E.O nya yang kebangetan (Kalau yang ini saya tidak bisa kasih komentar deh).

Idealnya menurut saya, di sebuah perusahaan, pemimpin kelompok harus mampu memberikan laporan yang bermutu ke atas sehingga tidak membuat seorang C.E.O kehabisan waktu dengan hal-hal kecil, kecuali C.E.O nya yang minta dan pemimpin kelompok harus mampu mengendalikan unit nya sesuai dengan goal yang ditetapkan tidak perlu bertingkah aneh-aneh.

Sepertinya kita harus belajar banyak nih...

Featured post

Kembalinya Cangkir

yak..kini sudah kembali, sekian lama terbengkalai blog ini kembali dihidupkan dari mati suri....